Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM)
https://www.stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/index.php/jkpm
<p style="text-align: justify;"><img style="float: left; width: 200px; margin-top: 8px; margin-right: 10px; border: 2px solid #184B80;" src="/public/journals/3/cover_issue_14_en_US.jpg"><strong>Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM)</strong>. Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) ini merupakan jurnal yang memuat berbagai artikel semua disiplin ilmu pada skema kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.</p> <p style="text-align: justify;"><br>Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dari hasil pengabdian yang telah dicapai di bidang PKM, selain itu juga untuk meningkatkan kualitas tulisan hasil dari PKM tersebut agar memiliki nilai yang sama dengan jurnal pengabdian lainnya, sehingga dapat digunakan untuk keperluan pengurusan Jabatan Fungsional Dosen atau yang lainnya.</p> <p> </p>en-US[email protected] (Havis Aravik)[email protected] (Ahmad Tohir)Thu, 08 Oct 2026 02:46:30 +0000OJS 3.1.1.4http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60Mekanisme dan Persyaratan Mengajukan KUR (Kredit Usaha Rakyat) pada Bank Sumsel Babel Capem Lemabang
https://www.stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/index.php/jkpm/article/view/977
<p class="isselectedend" style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify;"><span style="font-family: 'Calisto MT',serif;">Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pembiayaan yang ditujukan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh akses permodalan bagi pengembangan usaha produktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme dan persyaratan pengajuan KUR pada Bank Sumsel Babel Capem Lemabang berdasarkan hasil Kuliah Kerja Praktik (KKP). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui observasi, pengamatan terhadap proses pelayanan, serta dokumentasi informasi mengenai prosedur dan persyaratan KUR. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengajuan KUR dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengajuan awal, pengisian formulir, pemeriksaan kelengkapan dokumen, wawancara, survei lapangan, analisis kredit menggunakan prinsip 5C, keputusan dan persetujuan kredit, penandatanganan akad, pencairan dana, serta pembinaan dan monitoring usaha. Persyaratan utama meliputi identitas diri, kartu keluarga, legalitas usaha berupa SKU atau NIB, dokumen pendukung keuangan, serta usaha yang produktif dan layak. Dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala berupa ketidaklengkapan dokumen, rendahnya pemahaman prosedur, usaha yang belum stabil, keterbatasan pencatatan keuangan, serta kendala teknis dan verifikasi. Edukasi dan sosialisasi mengenai KUR perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih memahami prosedur, memenuhi persyaratan, dan mampu memanfaatkan pembiayaan secara produktif dan bertanggung jawab.</span></p>Heti Nubila, Havis Aravik, Fadilla Fadilla, Ahmad Tohir
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
https://www.stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/index.php/jkpm/article/view/977Thu, 08 Oct 2026 02:45:43 +0000Prosedur Pemberian Kredit Serbaguna pada Bank Sumsel Babel Capem Lemabang
https://www.stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/index.php/jkpm/article/view/978
<p>Kredit Serbaguna merupakan salah satu fasilitas perbankan yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat, baik untuk kepentingan konsumtif maupun produktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai prosedur pemberian Kredit Serbaguna serta menganalisis penerapan prinsip kehati-hatian pada Bank Sumsel Babel Capem Lemabang. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan hasil Kuliah Kerja Praktik (KKP) dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui observasi, dokumentasi, dan pengamatan terhadap proses administrasi serta pelayanan kredit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa prosedur pemberian Kredit Serbaguna dilaksanakan melalui tahapan pengajuan permohonan, pengumpulan dan pemeriksaan dokumen, verifikasi data, survei lapangan, analisis kelayakan menggunakan prinsip 5C, keputusan kredit, penandatanganan perjanjian, pencairan, serta monitoring pascapencairan. Penerapan prinsip <em>Character, Capacity, Capital, Collateral,</em> dan <em>Condition</em> menjadi instrumen utama dalam menilai kelayakan calon debitur sekaligus mengendalikan risiko kredit. Dari hasil pengamatan, prosedur telah berjalan secara tertib dan terdokumentasi serta didukung koordinasi antarunit kerja. Namun, masih ditemukan beberapa kendala, terutama dominasi proses administrasi manual, ketergantungan pada pejabat tertentu, belum optimalnya integrasi informasi layanan, dan potensi antrean pada periode pelayanan padat. Oleh karena itu, digitalisasi administrasi, penguatan literasi digital pegawai, penyediaan informasi kredit berbasis digital, dan optimalisasi monitoring kredit diperlukan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan Kredit Serbaguna.</p> <p><strong> </strong></p>Dwi Aulia, Havis Aravik, Fadilla Fadilla, Ahmad Tohir
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
https://www.stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/index.php/jkpm/article/view/978Thu, 08 Oct 2026 03:36:20 +0000Redesain Logo Dan Brandinng Kopi Robusta Pada UMKM Kopi Pilah Desa Pematang
https://www.stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/index.php/jkpm/article/view/998
<ol> <li> <p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu UMKM Kopi Pilah di Desa Pematang, Kecamatan Kalianda, dalam memperkuat identitas visual dan meningkatkan daya saing melalui redesain logo dan branding. UMKM Kopi Pilah merupakan usaha pengolahan kopi robusta yang memiliki identitas visual sederhana dan belum konsisten. Kegiatan dilakukan melalui survei dan observasi, edukasi branding, analisis tren pasar dan kompetitor, pengembangan konsep desain, redesain logo, serta evaluasi hasil. Redesain menghasilkan logo minimalis yang memadukan elemen cangkir kopi, gunung, dan pepohonan sebagai representasi produk dan nilai lokal. Selain itu, dikembangkan desain kemasan, brand guideline, template media sosial, banner, stiker, dan materi promosi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya identitas merek serta terciptanya tampilan produk yang lebih profesional, konsisten, menarik, dan mudah dikenali. Kegiatan ini diharapkan mendukung perluasan pemasaran dan meningkatkan daya saing UMKM Kopi Pilah di pasar lokal maupun nasional.</p> </li> </ol>Riyadini Riyan Utami, Suwandi Suwandi, Yaumil Khoiriyah Khoiriyah, Zulkarnaini Zulkarnaini, Ayu Firdhayanti
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
https://www.stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/index.php/jkpm/article/view/998Thu, 08 Oct 2026 08:41:07 +0000